Paket 1 Soal AKGTK Guru RA: Kompetensi Pedagogik dan Profesional

Paket 1 Soal AKGTK Guru RA: Kompetensi Pedagogik dan Profesional

Materi / Topik:
Pedagogik: Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini dan Diferensiasi Pembelajaran RA, Pedagogik: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Media Pembelajaran Berbasis Bermain (Play-Based Learning), Pedagogik: Perancangan dan Pengelolaan Asesmen Autentik Perkembangan Anak RA, Profesional: Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) KMA 1503/2025 dan Nilai Kerapatan Madrasah di RA, Profesional: Penguasaan 6 Aspek Fondasi Perkembangan Anak (Nilai Agama dan Moral, Fisik-Motorik, Kognitif, Bahasa, Sosial-Emosional, Seni), Profesional: Moderasi Beragama dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5-PPRA) di Lingkungan RA
Thumbnail Pedagogik: Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini dan Diferensiasi Pembelajaran RA, Pedagogik: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Media Pembelajaran Berbasis Bermain (Play-Based Learning), Pedagogik: Perancangan dan Pengelolaan Asesmen Autentik Perkembangan Anak RA, Profesional: Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) KMA 1503/2025 dan Nilai Kerapatan Madrasah di RA, Profesional: Penguasaan 6 Aspek Fondasi Perkembangan Anak (Nilai Agama dan Moral, Fisik-Motorik, Kognitif, Bahasa, Sosial-Emosional, Seni), Profesional: Moderasi Beragama dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5-PPRA) di Lingkungan RA

Download File Soal

Dokumen PDF/Word siap cetak

DOWNLOAD

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d yang merupakan jawaban yang paling benar!

1
PILIHAN GANDA

Sewaktu kegiatan melipat kertas origami di kelompok B, Guru mendapati tiga orang peserta didik tampak kesulitan melipat garis lurus dan mulai frustrasi, sementara peserta didik lainnya telah menyelesaikan lipatan bentuk perahu secara mandiri. Langkah diferensiasi proses yang paling tepat dilakukan Guru yaitu...

2
PILIHAN GANDA

Di sudut keaksaraan awal sentra bahasa, peserta didik menunjukkan variasi minat yang kontras: sebagian sangat tertarik dengan buku cerita bergambar binatang, sedangkan kelompok lainnya lebih asyik mengeksplorasi kartu huruf bergambar kendaraan. Rancangan diferensiasi konten yang paling efektif diterapkan oleh Pendidik adalah...

3
PILIHAN GANDA

Seorang peserta didik di RA sering kali menutup telinga rapat-rapat, menangis, dan berlari menjauh setiap kali bel masuk berbunyi kencang atau saat teman-temannya bernyanyi bersama dengan tepuk tangan meriah. Tindakan akomodasi sensori yang paling tepat diambil oleh Guru kelas adalah...

4
PILIHAN GANDA

Ketika mengeksplorasi tema 'Keluargaku yang Penuh Berkah', Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengekspresikan pemahamannya tentang peran anggota keluarga. Guru merancang diferensiasi produk dengan cara...

5
PILIHAN GANDA

Saat waktu bermain bebas di halaman sentra telah usai dan Guru mengajak masuk ke dalam kelas, seorang peserta didik usia 4 tahun menangis histeris, melempar pasir, dan menolak beranjak. Penanganan berbasis perancah emosi (scaffolding) yang paling bijaksana adalah...

6
PILIHAN GANDA

Sejumlah wali peserta didik di RA mendesak pihak madrasah agar memberlakukan tes calistung tertulis harian dan pemberian pekerjaan rumah (PR) buku paket agar putra-putri mereka siap memasuki jenjang madrasah ibtidaiyah. Respon pedagogis Guru yang paling tepat dalam kerangka transisi PAUD-MI yang menyenangkan adalah...

7
PILIHAN GANDA

Pengamatan Guru menunjukkan bahwa seorang peserta didik sudah sangat mahir menyusun puzzle kayu 12 keping dalam waktu kurang dari dua menit tanpa bantuan. Untuk mengoptimalkan zona perkembangan proksimal (ZPD) peserta didik tersebut, tindakan stimulasi lanjutan yang ideal adalah...

8
PILIHAN GANDA

Di kelas RA terdapat peserta didik dengan tipe temperamen slow-to-warm-up yang selalu menolak bergabung dalam lingkaran saat awal kedatangan dan cenderung mengamati dari kejauhan. Strategi komunikasi suportif yang seharusnya diterapkan Guru adalah...

9
PILIHAN GANDA

Dalam aktivitas menata manik-manik membentuk pola kalung, seorang peserta didik membutuhkan waktu jauh lebih lama (slow-paced) dibanding rekan-rekannya karena kecermatan jemarinya yang lambat namun teliti. Manakah keputusan manajemen kelas yang mencerminkan diferensiasi waktu yang berpihak pada peserta didik?

10
PILIHAN GANDA

Guru merancang pembelajaran tematik bernuansa islami tentang rukun Islam dengan memperhatikan keragaman gaya belajar auditori dan kinestetik. Desain aktivitas pembelajaran yang paling selaras adalah...

11
PILIHAN GANDA

Guru RA menata lingkungan main loose parts bertema 'Ciptaan Allah di Sekitarku' dengan menyusun ranting, bebatuan kerikil, cangkang kerang, potongan bambu, dan daun kering di atas nampan anyaman. Tujuan pedagogis utama dari penataan invitasi loose parts ini adalah...

12
PILIHAN GANDA

Dua orang peserta didik di sentra balok tampak duduk berdampingan. Keduanya saling meminjamkan balok silinder dan sesekali bercakap-cakap tentang 'jembatan tol', namun bangunan balok yang didirikan masing-masing memiliki rancangan terpisah tanpa pembagian peran formal. Menurut teori tahapan bermain Parten, dinamika tersebut berada pada tahap...

13
PILIHAN GANDA

Ketika beberapa peserta didik sedang menuangkan air ke dalam corong dan pipa transparan di sentra bahan alam, timbul pertanyaan mengapa air mengalir deras ke bawah. Respon lisan Guru berupa pertanyaan terbuka (open-ended) yang memicu nalar kritis tingkat tinggi adalah...

14
PILIHAN GANDA

Guru merencanakan aktivitas luar ruangan menggunakan media ranting pohon bercabang dan bebatuan kali beraneka ukuran. Pertimbangan keselamatan pedagogis (risk-benefit assessment) yang paling tepat diterapkan adalah...

15
PILIHAN GANDA

Dalam setting bermain peran makro dengan tema 'Pasar Barokah', Guru hendak menanamkan nilai empati sosial dan kejujuran bermuamalah. Properti dan penataan lingkungan main yang paling mendukung terwujudnya tujuan tersebut adalah...

16
PILIHAN GANDA

Ketika peserta didik sedang asyik menyusun menara balok yang miring, seorang Pendidik tiba-tiba datang dan langsung membongkar balok tersebut sambil berkata: 'Bukan begitu caranya, susunannya harus seperti ini biar tidak roboh!'. Ditinjau dari hakikat pembelajaran berbasis bermain, tindakan pendidik tersebut keliru karena...

17
PILIHAN GANDA

Guru mengajak peserta didik mengeksplorasi pembuatan cat warna alami dari parutan rimpang kunyit dan perasan daun pandan. Rangkaian aktivitas berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) yang terpadu secara runtut tampak pada kegiatan...

18
PILIHAN GANDA

Setelah kegiatan main sentra selesai dan seluruh alat telah dirapikan bersama, Guru memandu sesi recalling (mengingat kembali). Cara memfasilitasi recalling yang menumbuhkan metakognisi peserta didik usia dini adalah...

19
PILIHAN GANDA

Sebuah ruang kelas RA memiliki luas terbatas, namun Guru ingin menghadirkan lingkungan belajar yang fleksibel dan mendukung mobilitas mandiri peserta didik. Strategi penataan ruang kelas yang paling fungsional adalah...

20
PILIHAN GANDA

Dalam mengenalkan kearifan lokal nusantara yang sarat muatan fisik-motorik dan kebersamaan, Guru memilih permainan tradisional 'Gobak Sodor / Bentengan' yang dimodifikasi. Nilai karakter mulia yang terbangun paling dominan saat peserta didik memainkan permainan tersebut secara berkelompok adalah...

21
PILIHAN GANDA

Perhatikan petikan catatan observasi guru berikut: 'Fulan tampak malas sekali hari ini, ia tidak mau berbagi pensil warna dan bersikap nakal kepada teman sebangkunya.' Ditinjau dari kaidah asesmen autentik catatan anekdot objektif, catatan tersebut perlu diperbaiki karena...

22
PILIHAN GANDA

Guru mendokumentasikan hasil karya melukis seorang peserta didik selama tiga bulan berturut-turut. Pada bulan pertama tampak goresan acak (scribbling), bulan kedua mulai muncul bentuk lingkaran tertutup dengan garis kepala-kaki (tadpole figure), dan bulan ketiga terdapat gambar manusia utuh berbusana muslim lengkap dengan matahari dan pepohonan. Analisis perkembangan yang paling valid dari data portofolio tersebut adalah...

23
PILIHAN GANDA

Dalam tujuan pembelajaran: 'Peserta didik mampu melakukan praktik wudhu secara mandiri dan tertib', rumusan indikator ketercapaian perilaku teramati (observable behavior) pada instrumen ceklis asesmen yang paling tepat adalah...

24
PILIHAN GANDA

Selama dua minggu pelaksanaan projek menanam biji kacang hijau, Guru mengambil foto berseri setiap tiga hari sekali yang menangkap ekspresi rasa takjub peserta didik, cara mereka mengukur tunas dengan jengkal jari, dan mencatat pertumbuhan dengan simbol titik air. Pemanfaatan foto berseri tersebut dalam asesmen autentik berfungsi sebagai...

25
PILIHAN GANDA

Praktik pemberian lembar kerja peserta didik (LKS) berupa tes tertulis pilihan ganda dan menjodohkan garis setiap hari di kelas RA dikritik keras oleh pakar PAUD dan kurikulum madrasah. Alasan ilmiah mendasar mengapa asesmen paper-and-pencil test tidak cocok bagi peserta didik usia dini adalah...

26
PILIHAN GANDA

Melihat seorang peserta didik berinisiatif mengembalikan balok-balok kayu ke rak sesuai bentuk dan warnanya tanpa disuruh, Guru ingin memberikan umpan balik penguatan proses (process praise). Kalimat apresiasi yang paling mendidik adalah...

27
PILIHAN GANDA

Dalam menyusun Laporan Capaian Pembelajaran (Rapor Narasi) di RA, Guru mendapati seorang peserta didik masih belum lancar memegang sendok dan sering menumpahkan bekal makannya. Redaksi narasi rapor yang humanis, akurat, dan memotivasi orang tua adalah...

28
PILIHAN GANDA

Pada akhir sesi unjuk karya seni, Guru menyediakan cermin kecil dan tiga kartu ekspresi wajah (senang, biasa, butuh bantuan). Guru memfasilitasi refleksi diri (self-reflection) bagi peserta didik dengan cara menanyakan...

29
PILIHAN GANDA

Saat pembagian laporan perkembangan pertengahan tahun, seorang wali peserta didik memprotes mengapa anaknya belum diajari membaca lancar dengan kartu kata drill layaknya bimbingan belajar privat. Pendekatan komunikasi persuasif Guru berbasis asesmen autentik dilakukan melalui...

30
PILIHAN GANDA

Berdasarkan rekapitulasi asesmen formatif selama sebulan pertama, Guru menemukan fenomena bahwa sebagian besar peserta didik sering berebut mainan di sentra pembangunan dan belum mengenal konsep bergantian. Tindak lanjut kurikuler yang paling tepat dirancang Guru pada modul ajar berikutnya adalah...

31
PILIHAN GANDA

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) KMA 1503 Tahun 2025 menekankan transformasi atmosfer madrasah dari iklim hierarkis kaku menuju iklim cinta kasih (mahabbah). Cerminan perilaku pendidik yang paling mewakili paradigma ini di kelas RA adalah...

32
PILIHAN GANDA

Konsep 'Nilai Kerapatan Madrasah' dalam KMA 1503 Tahun 2025 menuntut kelekatan relasional antara madrasah, orang tua, dan ekosistem sosial sekitar. Wujud nyata sinergi kerapatan madrasah yang paling harmonis pada jenjang RA tampak pada program...

33
PILIHAN GANDA

Pendidik mendapati jadwal harian di RA sangat padat oleh hafalan surat pendek, doa, kosakata bahasa asing, dan penulisan huruf Arab sambung sehingga peserta didik tampak lesu, mudah menangis, dan kehilangan keceriaan belajar. Langkah evaluasi jadwal yang berorientasi pada well-being peserta didik adalah...

34
PILIHAN GANDA

Dalam menyusun Modul Ajar RA sesuai semangat KMA 1503 Tahun 2025, Guru tidak lagi dibebani oleh format administrasi puluhan lembar yang kaku, melainkan dokumen yang berfokus pada esensi pembelajaran bermakna. Ciri utama modul ajar yang mencerminkan Kurikulum Berbasis Cinta adalah...

35
PILIHAN GANDA

Seorang peserta didik di RA melempar balok kayu ke arah cermin sentra karena merasa kesal menaranya tersenggol oleh kawan yang sedang melintas. Penerapan disiplin positif (positive discipline) bernafaskan kasih sayang yang dilakukan Guru adalah...

36
PILIHAN GANDA

Guru mengajak peserta didik memunguti sampah daun dan menyiram tanaman bunga di halaman madrasah sambil bersenandung tentang keagungan Allah yang meniupkan kehidupan pada tumbuhan. Nilai kerapatan dan cinta semesta (hubb al-khalq) yang sedang ditumbuhkan oleh Pendidik adalah...

37
PILIHAN GANDA

Dalam penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) di jenjang RA, tim pengembang kurikulum mencantumkan misi: 'Mewujudkan ekosistem madrasah yang ramah, menghargai keberagaman fitrah, dan melandaskan seluruh interaksi pada nilai ar-Rahman'. Indikator keterlaksanaan misi tersebut dalam keseharian adalah...

38
PILIHAN GANDA

Seorang peserta didik tampak ragu-ragu dan gemetar saat diminta memilih balok kayu di sentra karena takut pilihannya salah dan dimarahi oleh orang dewasa. Kalimat afirmasi yang paling mencerminkan prinsip keselamatan psikologis (psychological safety) dalam KBC adalah...

39
PILIHAN GANDA

Seorang pendidik menolak menegur peserta didik yang memukul rekannya dengan alasan: 'Dalam Kurikulum Berbasis Cinta, kita tidak boleh melarang peserta didik dan harus mencintai apapun perilakunya tanpa aturan pembatas'. Kekeliruan konseptual yang terjadi pada pendidik tersebut adalah...

40
PILIHAN GANDA

Madrasah menginisiasi program paguyuban 'Ayah Hebat Madrasah' yang mengundang para ayah peserta didik untuk mendampingi putra-putrinya membaca buku dongeng di pojok baca setiap hari Sabtu pagi. Program ini mencerminkan implementasi KBC KMA 1503/2025 dalam hal...

41
PILIHAN GANDA

Cermati ayat Al-Qur'an berikut: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ Dalam menanamkan nilai agama dan moral sejak dini berdasarkan inspirasi ayat di atas, strategi pembiasaan ibadah praktis shalat dhuha di RA yang paling bermakna batiniah adalah...

42
PILIHAN GANDA

Pendidik menyusun lintasan rintangan motorik kasar di halaman RA berupa: melompat di dalam lingkaran ban karet, merangkak di bawah terowongan kain, meniti balok kayu selebar 15 cm, dan mendarat di matras empuk. Aspek fondasi perkembangan fisik yang distimulasi secara terintegrasi pada kegiatan tersebut adalah...

43
PILIHAN GANDA

Di sentra persiapan, Guru menyediakan biji saga merah, cangkang kerang putih, dan kerikil abu-abu. Pendidik mencontohkan susunan baris: kerang - kerikil - kerang - kerikil, lalu menanyakan objek apa berikutnya yang harus diletakkan. Keterampilan fondasi kognitif pra-matematika yang sedang diasah pada kegiatan ini adalah...

44
PILIHAN GANDA

Sewaktu membacakan buku cerita bergambar bertema 'Kisah Semut yang Pandai Bersyukur' (metode Interactive Read Aloud), Guru berhenti sejenak pada halaman di mana awan mendung mulai gelap dan bertanya: 'Wah, langitnya mulai menghitam, kira-kira apa yang akan dilakukan semut-semut kecil ini ya?'. Tujuan teknik interupsi interaktif ini adalah...

45
PILIHAN GANDA

Dua peserta didik saling tarik-menarik sebuah gerobak kayu kecil di halaman sentra dan keduanya mulai berteriak kencang: 'Ini punyaku! Aku yang pegang duluan!'. Pendekatan resolusi konflik restoratif yang seharusnya difasilitasi oleh Guru adalah...

46
PILIHAN GANDA

Dalam sesi eksplorasi seni dan kreativitas, Pendidik memutar musik instrumental rebana nusantara bertempo ceria. Pendidik membagikan selendang kain warna-warni dan mengajak peserta didik bergerak bebas mengikuti irama musik. Manfaat stimulasi tersebut bagi perkembangan seni peserta didik usia dini adalah...

47
PILIHAN GANDA

Sebelum mengajarkan peserta didik memegang pensil untuk menulis abjad, Guru merancang aktivitas di sentra bahan alam: meremas adonan tepung (playdough), menjepit biji kenari dengan capitan kue berbahan kayu, dan merobek daun kering menjadi potongan kecil. Rasional pedagogis dari kegiatan ini adalah...

48
PILIHAN GANDA

Ketika melantunkan syair bertema keagamaan: 'Bulan terang benderang, hatiku riang senang', Guru mengajak peserta didik bertepuk tangan pada kata 'terang' dan 'senang' lalu menanyakan kesamaan bunyi akhirnya. Stimulasi fondasi kebahasaan yang sedang dikembangkan adalah...

49
PILIHAN GANDA

Di bak air sentra sains, peserta didik memasukkan spons kering, batu kerikil, dan daun mangga. Peserta didik terkejut melihat spons mula-mula terapung lalu perlahan tenggelam setelah menyerap banyak air. Bimbingan penyelidikan saintifik yang paling tepat dilontarkan Pendidik adalah...

50
PILIHAN GANDA

Dalam subtema 'Tubuhku Karunia Allah yang Sempurna', Guru menyediakan cermin besar dan meminta peserta didik mengamati mata, telinga, hidung, dan mulut mereka sambil berbisik: 'Alhamdulillah, terima kasih ya Allah telah memberiku mata untuk melihat bunga yang indah'. Pembelajaran ini memperkokoh fondasi perkembangan berupa...

51
PILIHAN GANDA

Di taman bermain madrasah, hanya tersedia dua unit ayunan sementara ada enam peserta didik yang ingin memainkannya secara bersamaan. Pendidik mengajak mereka berdialog dan menggunakan jam pasir mini berdurasi tiga menit sebagai penanda waktu giliran bergantian. Penerapan nilai moderasi beragama tawasuth (moderat/tengah-tengah) yang tercermin pada situasi tersebut adalah...

52
PILIHAN GANDA

Pada peringatan Hari Santri dan Budaya Nusantara di RA, para peserta didik mengenakan aneka busana adat dari berbagai provinsi di Indonesia. Ada peserta didik yang menertawakan penutup kepala khas daerah kawan lainnya yang terlihat asing. Sikap pedagogis Guru dalam menanamkan nilai tasamuh (toleransi) adalah...

53
PILIHAN GANDA

Dalam projek P5-PPRA tema 'Aku Sayang Bumi' di RA, Guru mendapati banyak tumpukan kertas bekas lembar fotokopi yang tidak terpakai di kantor madrasah. Rangkaian alur projek kontekstual yang paling tepat melibatkan agensi peserta didik adalah...

54
PILIHAN GANDA

Saat awal tahun ajaran baru di RA, Guru hendak membangun kesepakatan keyakinan kelas. Langkah pembimbingan yang selaras dengan nilai syura (musyawarah) dalam P5-PPRA adalah...

55
PILIHAN GANDA

Madrasah menyelenggarakan apel pagi ceria setiap hari Senin untuk mengenalkan cinta tanah air (muwathanah). Praktik pedagogis yang paling tepat agar nilai kebangsaan tumbuh natural dan menyenangkan bagi peserta didik RA adalah...

56
PILIHAN GANDA

Pada dimensi Bergotong Royong projek P5-PPRA bertema 'Masjid Indah Kebanggaan Kami', sekelompok peserta didik membuat maket kubah dan menara dari kardus bekas. Indikator ketercapaian perilaku gotong royong yang paling otentik tampak ketika...

57
PILIHAN GANDA

Ketika kegiatan makan bekal bersama di madrasah, Guru mendapati salah seorang peserta didik tidak membawa bekal karena orang tuanya sakit. Guru membimbing kawan-kawannya untuk menyisihkan sebagian lauk buahnya secara sukarela ke wadah baru untuk dinikmati bersama. Nilai moderasi beragama yang terefleksi secara mendalam pada peristiwa ini adalah...

58
PILIHAN GANDA

Seorang peserta didik pindahan dari luar pulau berbicara dengan aksen dan dialek daerah yang berbeda, sehingga beberapa peserta didik di kelas enggan mengajaknya bermain di sentra balok. Intervensi pedagogik Pendidik yang paling selaras dengan prinsip Rahmatan Lil Alamin adalah...

59
PILIHAN GANDA

Pada penghujung semester, RA menyelenggarakan 'Gelar Karya dan Perayaan Belajar Projek P5-PPRA'. Pengaturan peran peserta didik yang paling mendidik dan menumbuhkan kepemilikan belajar (student agency) adalah...

60
PILIHAN GANDA

Setelah menyelesaikan projek P5-PPRA tentang pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos ramah lingkungan, Guru ingin memastikan bahwa nilai Rahmatan Lil Alamin tersebut melekat menjadi habituasi permanen. Langkah evaluasi keberlanjutan program yang paling efektif adalah...

Terjawab: 0 dari 60 soal (Jawab semua soal untuk mengaktifkan tombol SELESAI)

Posting Komentar untuk "Paket 1 Soal AKGTK Guru RA: Kompetensi Pedagogik dan Profesional"